Postingan ini dikutip dari : seputar-astronomi.blogspot.com
Periode rotasi
Bulan tidak sama denga periode rotasi Bumi. Periode rotasi Bumi adalah
24 jam (1 hari), sementara periode rotasi Bulan adalah 27.3 hari.
Wajah bulan yang dilihat oleh seluruh manusia di Bumi, baik di Indonesia maupun di belahan Bumi lainnya selalu nampak sama.
Mengapa demikian?
Wajah Bulan selalu pada sisi yang sama menghadap Bumi karena periode
rotasi Bulan sama dengan periode revolusinya (waktu yang dibutuhkan
untuk mengitari Bumi). Kenapa kedua periode ini bisa sama, disebabkan
oleh fenomena yang dinamakan tidal locking atau penguncian
pasang/gravitasi.
Fenomena penguncian
gravitasi ini adalah fenomena umum dalam sistem gravitasi. Banyak
satelit planet-planet lain juga terkunci gravitasi dengan planet
induknya.
Kenapa fenomena
tidal locking terjadi adalah karena adanya torsi yang diberikan Bumi
kepada Bulan, dan Bulan bereaksi dengan menyesuaikan periode rotasinya
sehingga tercapai kesetimbangan yaitu saat periode rotasinya sama dengan
periode revolusinya.
Mengapa Bulan Berbentuk Sabit?
Fase Bulan (sabit maupun yang lain) terjadi karena kita yang di Bumi mengamati sinar matahari jatuh ke Bulan pada sudut pandang yang berbeda-beda
Fase Bulan (sabit maupun yang lain) terjadi karena kita yang di Bumi mengamati sinar matahari jatuh ke Bulan pada sudut pandang yang berbeda-beda
Tidak ada komentar:
Posting Komentar