Halaman


Senin, 15 Agustus 2016

Bukan apa apa

Bila kamu menyangka ini akan indah seperti pandangan seorang Milea Adnan Husein, kamu salah besar. Bila kamu berharap tulisanku bisa segamblang pidi baiq? Coba telaah lagi. Aku tak sehebat itu. Semua bukan itu. Bukan. Ini Cuma perasaan yang hinggap dikala hujan tiba dan hilang diterpa datangnya matahari. Analogi itu sudah cukup jelas kan?

Seperti sayap burung yang selalu digunakan untuk terbang, hati manusia juga dipakai untuk menata hati lain untuk masuk dalam kehidupannya. Apakah kamu hati baru itu? Kamu bukan dilan, sangat bukan. Lantas mengapa kamu berani sekali mengambil hati ini?

Bila milea dan dilan punya cerita, kamu dan akupun ada tapi tidak sejelas mereka. Ini hanya tentang perasaan yang saling membodohi hati. Berdiam diri menata hati agar tidak terlalu larut yang nyatanya arusnya bak ombak yang menerpa pantai. Seketika dan kencang.


Setelah menatap hati lebih lama, aku menyukaimu entah itu sejak sore kemarin atau kapanpun itu kata pidi baiq "aku suka kamu, nggak tau kalo sore" 

Let you tell me how can u  make me fall into your love?
Tell me this feeling that i cant use my logic.

How can u bring something shit like this!

Minggu, 08 September 2013

BINTANG CIRIUS (SIRIUS)

Kali ini berita dari : okezone.com

 

WASHINGTON - Sebuah bintang yang diklaim paling terang bernama Dog Star atau Sirius A, dapat terlihat dengan jelas oleh penduduk Bumi. Konon, nama sirius sendiri berasal dari Yunani yang artinya berpijar.

Dilansir Space, Selasa (25/6/2013), oleh karena Sirius merupakan bintang yang sangat cerah, peneliti percaya bahwa objek tersebut merupakan bintang tertua. Apa yang cukup mengejutkan astronom ialah penemuan bintang pendamping, Sirius B di 1862.

Bintang pendamping ini 10 ribu kali lipat lebih redup ketimbang Sirius A. Bintang paling terang ini bisa terlihat di belahan Bumi utara ketika langit malam musim dingin.

Pada saat langit malam di musim dingin tersebut, bintang memiliki luminositas yang relatif tinggi ketimbang bintang-bintang yang lain. Peneliti mengungkapkan bahwa Sirius A berjarak sekira 8,6 tahun cahaya.

Apabila Sirius A berada di dekat Matahari di sistem tata surya, peneliti yakin bintang tersebut bisa lebih berpijar 20 kali lipat lebih kuat ketimbang matahari. Sirius telah ada dalam catatan astronomi kuno Yunani, Polinesia dan beberapa budaya lain.

15 Bintang Paling Terang

Postingan ini dikutip dari : seputarastronomi.blogspot.com

 15 Bintang Paling Terang Di Langit


Kalian pasti tahu apa itu Bintang. Lalu apa yang membedakan bintang dengan planet jika dilihat dari bumi ? Jawabannya simple, bintang terlihat berkedip sementara itu planet tidak. Oke kali ini Blog Astronomi ini akan menginfokan 15 Bintang paling terang di langit dan magnitudo tampak (skala keterangan). Semakin kecil magnitudo, semakin terang bintang itu. Sekedar info batas magnitudo yang mampu dilihat mata manusia adalah 6.

1) Cirius (-1.46)
2) Canopus (-0.72)
3) Rigil Kent (-0.27)
4) Arcturus (-0.04)
5) Vega (0.03)
6) Capella (0.08)
7) Rigel (0.12)
8) Procyon (0.34)
9) Archernar (0.46)
10) Betelguesse (0.50)
11) Agena (0.60)
12) Altair (0.77)
13) Aldebaran (0.85)
14) Acrux (0.87)
15) Antares (0.96)

Astronomi Indonesia, Waktu Dahulu

Postingan ini dikutip dari : seputar-astronomi.blogspot.com

Sejak dahulu orang Indonesia telah mengenal bintang-bintang dan mengelompokannya menjadi rasi bintang atau yang biasa disebut konstelasi bintang. Terutama bintang-bintang di langit selatan. Bintang-bintang tersebut dikaitkan dengan hidup keseharian mereka seperti :
- Petani dalam menentukan waktu musim tanam
- Nelayan dalam menentukan arah berlayar, waktu, dan musim tangkap ikan
- Pemuka adat dalam menentukan waktu melakukan suatu aktivitas

Beberapa bintang langit selatan yang dikenal waktu itu adalah :
- Rasi Orion yang dikenal sebagai bintang Waluku
- Rasi Crux yang dikenal sebagai bintang layang-layang
- Alpha dan Beta Centauri yang dikenal sebagai bintang timbang
- Pleiadesse yang dikenal sebagai bintang Kartika

Bahkan di bali ada suatu piranti sistem penanggalan yang dinamakan Tika, yang daoat digunakan untuk menetukan kapan bulan purnama dan bulan mati, panjang musim, dan juga dipakai untuk menentukan gerhana bulan ataupun gerhana matahari.

Wajah Bulan Selalu Sama

Postingan ini dikutip dari : seputar-astronomi.blogspot.com

Periode rotasi Bulan tidak sama denga periode rotasi Bumi. Periode rotasi Bumi adalah 24 jam (1 hari), sementara periode rotasi Bulan adalah 27.3 hari.
Wajah bulan yang dilihat oleh seluruh manusia di Bumi, baik di Indonesia maupun di belahan Bumi lainnya selalu nampak sama.
Mengapa demikian? Wajah Bulan selalu pada sisi yang sama menghadap Bumi karena periode rotasi Bulan sama dengan periode revolusinya (waktu yang dibutuhkan untuk mengitari Bumi). Kenapa kedua periode ini bisa sama, disebabkan oleh fenomena yang dinamakan tidal locking atau penguncian pasang/gravitasi.
Fenomena penguncian gravitasi ini adalah fenomena umum dalam sistem gravitasi. Banyak satelit planet-planet lain juga terkunci gravitasi dengan planet induknya.
Kenapa fenomena tidal locking terjadi adalah karena adanya torsi yang diberikan Bumi kepada Bulan, dan Bulan bereaksi dengan menyesuaikan periode rotasinya sehingga tercapai kesetimbangan yaitu saat periode rotasinya sama dengan periode revolusinya.

Mengapa Bulan Berbentuk Sabit?
Fase Bulan (sabit maupun yang lain) terjadi karena kita yang di Bumi mengamati sinar matahari jatuh ke Bulan pada sudut pandang yang berbeda-beda

Kematian Alam Semesta

Postingan ini dikutip dari : seputar-astronomi.blogspot.com 



Masa depan alam semesta yang mengembang dipercepat boleh dikatakan cukup suram. Milyaran tahun ke depan, pengembangan alam semesta akan demikian cepatnya, galaksi-galaksi terjauh akan menghilang dari pandangan kita karena cahaya mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai kita. Lama-kelamaan bahkan galaksi dekat seperti Andromeda pun tak akan bisa kita amati dan makhluk hidup generasi milyaran tahun ke depan akan merasa bahwa alam semesta hanya terdiri atas Galaksi Bima Sakti (atau apapun nama dan wujudnya nanti) saja.
Seratus trilyun tahun ke depan, diperkirakan pembentukan bintang akan berakhir dan yang ada di alam semesta hanyalah bintang-bintang bermassa sangat rendah yang memang berumur sangat panjang, katai coklat, bintang neutron, dan lubang hitam.
Pada akhirnya seluruh materi akan terhisap oleh lubang hitam dan alam semesta akan diisi hanya oleh lubang hitam supermasif. Namun lubang hitam dalam menguap dengan memancarkan radiasi Hawking.
Apabila proton dapat meluruh (apakah proton stabil atau tidak, masih dalam perdebatan), maka pada akhirnya yang tersisa di alam semesta kita ini hanyalah photon, neutrino, elektron, dan positron. Alam semesta sebagian besar sudah tidak ada isinya lagi. Ini terjadi kira-kira 1 Googol tahun ke depan (1 Googol = 10100, 1 diikuti dengan 100 nol di belakang), jadi masih luar biasa lama.
Tidak perlu terlalu khawatir mengenai masa depan suram alam semesta ini, karena kejadian ini masih akan saaaaaannnnnggggaaaaaaaaaattttttt lama setelah kita semua tidak ada lagi di dunia ini. Nikmati dan hargailah masa hidup kita.