Percayalah pada mimpi, karena di dalamnya tersembunyi gerbang keabadian. (Kahlil Gibran)
Senin, 29 Oktober 2012
Purnama Bulan ini
Senin 29 oktober
Aku yang berjalan menuju keluar gedung Go tak sengaja mengamati suasana
malam. Yahh malam ini purnama bersinar terang...
Langitpun tak mau kalah, ia hembuskan angin-angin kerinduan pada diriku.
Sayangnya, ku tak bisa lagi mengingatkanmu akan munculnya purnama seperti dulu saat kita bercanda.
Secara fisika hubungan kita berbanding terbalik seperti beda potensial dengan hambatan penghantar -__-
Aku ibaratkan bintang pada malam ini...
Dimana bintang seakan tenggelam tanpa meninggalkan cahaya sedikitpun, seakan rapuh tanpa sandaran...
Tapi, kau ibaratkan bulan pada malam ini...
Dimana Purnama seakan menyeruakkan cahaya andalannya, seakan tegar berdiri sendiri, seakan tak terkikis oleh waktu...
Akupun menyadari begitu berbedanya kita, seperti air dan minyak yang terlahir tak untuk menyatu...
Selama ini aku tak sadar, aku menyukai orang yang tak pernah ada untukku.
Dan kini, kesadaranpun muncul walau hati ini meminta untuk bertahan denganmu
Sungguh sulit hati, perasaan ini untuk menjauh dari hidupmu
Sungguh hati ini menangis menahan sejuta rindu yang menggebu-gebu
Mungkin kau disana telah bahagia, bahagia dengan dia yang kau sayang
Akhirnya, kupasrahkan semua ini..
Bila aku harus melupakanmu, izinkanlah aku melupakanmu dengan perlahan seiring berjalannya waktu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar